Jumat, 25 Desember 2015

One Day Escape - Part 3

Save the best for the last. Kalo kata orang-orang sih begitu dan syukurlah masih ada waktu (aslinya sih masih inget) di tengah libur panjang ini akhirnya bisa melanjutkan nulis part terakhir dari perjalanan sehari di Madura. Oke, mari lanjut.

Di part pertama dan kedua sudah dibahas tentang kerennya tebing kapur Arosbaya, lucunya berkejaran dengan monyet-monyet kecil di hutan Nepa, dan bagaimana menikmati panas terik di pantai Nepa yang bisa bikin kulit coklat ini semakin eksotis, hehehe :D

Well, setelah dari hutan dan pantai Nepa kami sebenarnya ingin melanjutkan perjalanan ke air terjun Toroan yang kata Eva sangat cantik dan masih alami, yaa memang sih kita pengen pemandangan yang hijau dan menyegarkan untuk menikmati senja sekalian menutup perjalanan kami di Madura. Tapi, berdasarkan usulan dari seorang bapak-bapa yang mai temui ketika kami sedang membeli minuman katanya ada sebuah waduk yang tak kalah cantik pemandangannya dengan air terjun dan letaknya sangat dekat dengan pantai ini. Hmm... okelah dengan saran dari bapak tersebut kami lanjut ke waduk itu.

Perjalanan ke waduk ternyata memang tidak terlalu jauh, keluar dari pantai dan menuju jalan raya kita belok kanan tidak begitu jauh terdapat petunjuk menuju ke waduk. Jalannya kecil dan cukup berliku, ada bukit sebelum waduk itu. Menjelang tiba di waduk ada sebuah pos penjagaan (yang tidak begitu resmi) dan harus bayar parkir sebesar Rp 10.000,-. Mengingat apa kata bapak-bapak tadi yang katanya waduknya bagus dalam hati saya menyesal karena batere handphone yang notabene sebagai sumber utama dalam mengabadikan momen habis sejak keluar dari pantai tadi, Aduh!! :( tapi untungnya masih ada kamera Eva, didit, Erwa, Febri, dan Ilmi dan beberapa foto disini hasil dari jepretan mereka. Terima kasih banyak :*

penampakan Waduk berpagar merah


Berpose dulu



Waduk ini dikelilingi tebing-tebing bebatuan. Suasana di siang hari sangat sepi,  hanya ada beberapa orang yang datang dengan menggunakan motor. Saat menengok ke dalam waduk juga tidak air setetes pun, hehe hanya pagar bercat merah yang tampak menarik, yang pada akhirnya kita memanfaatkan untuk foto-foto lumayaan daripada tidak ada dokumentasi sama sekali 😄

Wefie
Cukup lama kami mangambil beberapa foto disini, namun yang paling favorit adalah pose Didit kami sebut gaya Thor 2016 👏


Thor 2016

Thor with Jane :D

Hari sudah menjelang sore, kami memutuskan untuk lanjut ke destinasi terakhir yaitu air terjun Toroan agar bisa menikmati senja.
Perjalanan sore yang menenangkan, karena kami semua sudah cukup lelah setelah perjalanan dari satu tempat ke tempat yang lain. Berharap di tujuan terakhir bisa memberikan kesegaran sambil menikmati jingga di ufuk barat.

Air Terjun Toroan

Hwaaaa... air terjunnya cantik banget *-* jaraknya tidak begitu jauh dari tempat parkir kendaraan yang berada tepi jalan raya. Medannya jg tidak terlalu susah karena hanya melewati bebatuan tapi harus tetap hati-hati karena bebatuan tersebut cukup licin.

ladies


Jingga

Ketika Senja kami mulai beranjak

Suasana sore yang cerah membuat kami terbuai dengan angin sepoi, duduk di atas bebatuan menikmati indahnya suara gemericik air terjun, rasanya mendamaikan hati dan pikiran. Lelah seharian terbayar dengan indahnya jingga sore itu.

Berikut saya perkenalkan agen dalam perjalanan 25 Oktober 2015 kali ini.

-Erwa-

-Didit-
-Ilmi-
-Eva-
-Febriana-

-saya sendiri :)

Inilah secuil cerita dari pulau seberang. Terima kasih kepada teman-teman >> Ilmi, Erwa, Eva, Didit, Febriana yang telah mengajak saya mengunjungi tempat di Madura yang tidak terduga. Sampai jumpa di perjalanan selanjutnya. Bye :D





Tidak ada komentar: