Sabtu, 27 Agustus 2011

Selamat Datang Hari Kemenangan

Allahuakbar ..Allahuakbar ..Walillahilham
tidak terasa 2 hari lagi sudah Hari Raya Idul Fitri, cepat sekali rasanya waktu ini berputar. Ada kesedihan dibalik kegembiraan di hari kemenangan itu, apalagi kalau bukan "perginya" Bulan Ramadhan. Gimana enggak biasanya waktu puasa-an ada buka bareng, entah itu bareng pacar, sahabat, keluarga. yaa, meskipun harus sebulan penuh berpuasa, tapi tetep seneng. Apalagi setiap habis buka selalu Sholat Tarwih bareng keluarga, huuh...kangen masa-masa seperti itu. Semoga Taun depan bisa ketemu lagi dengan Bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Amiin....
Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin :)

Kamis, 05 Mei 2011

3 Hari Menyusuri Kota Jogja

Liburan Semester 5 ini aku berdua dengan kakakku Asmaul Husnah berlibur selama 3 hari ke kota Gudeg, Jogja. Berbekal uang saku yang secukupnya hasil dari "merampok" si Ayah aku berangkat tanggal 9 Februari 2011 lalu dengan naik Kereta Api Sancaka. Harga Kereta Api Sancaka pada waktu itu Rp60.000,- karena bukan termasuk hari-hari week end jadi harga KA relatif terjangkau dengan kelas bisnis Sancaka. kami berdua berangkat dari Stasiun Gubeng Surabaya pukul 07.00 WIB dan sampai di Jogja sekitar pukul 12.45-an lah. setelah itu kami mulai petualangan selama 3 hari di Kota Jogja ini.
9 Februari 2011 13.00 pm -Setibanya di stasiun Tugu kami berdua berjalan kaki menyusuri kerumunan pedagang di Jl. Malioboro karena kami telah mem-booking sebuah penginapan yang berada di Jl. Dagen, Losmen Famili namanya dengan tarif Rp90.000/malam, cukup sesuai lah dengan kantong kami. Setibanya di Losmen kami berdua langsung membersihkan diri dan bersiap hunting some food for Lunch. Sebenarnya untuk makan siang kali ini kami berencana makan di "The House Of Raminten" sebuah Rekomendasi dari temanku Astrid. Kami menuju Raminten dari Malioboro dengan menggunakan TransJogja, kalau seingat saya dan juga kalau tidak salah start dari shelter Malioboro naik TransJogja jurusan 2A lalu turun di shelter dekatnya SMP 5 (begitu sih kata penunjuk jalan yang aku tanyai ..he he he) dan melanjutkan naik TransJogja jurusan 3A tak lama kemudian sampailah kita di the House Of RAMINTEN.
 the house of Raminten



















berfoto di the house of Raminten














tempe penyet & tahu

Menu di Raminten cukup bervariasi dengan nama yang unik pula. Nggak tahu kenapa karena saya suka makan penyetan, jadi pesan Tempe Penyet, sementara kakakku memesan Tahu bulat. Kurang lebih satu jam kita makan, akhirnya kita kembali meneruskan perjalanan, karena sudah cukup sore kami memutuskan kembali ke daerah Malioboro kembali naik TransJogja. Kami turun di salah satu shelter yang aku juga lupa dimana pokoknya kalau kita berjalan terus kita akan sampai di Alun-Alun Kidul dan saya kembali mengeluarkan kamera untuk berfoto ria
di depan Sasono Hinggil Dwi Abad



dari Alun-Alun Kidul kami naik becak ke Alun-Alun Utara, wah ternyata di sana ramee banget, ternyata memang ada acara Sekaten waktu itu. Banyak penjual makanan, baju, mainan disana. Sampai di Alun-Alun Lor bertepatan dengan Adzn Mahgrib, akhirnya kami pun menuju Masjid Agung (Gede) untuk menjalankan sholat. Setelah itu kami memutuskan kembali ke penginapan karena sudah capek badan ini seharian keliling-keliling, dan bersiap untuk petualangan esok hari

Sabtu, 12 Februari 2011

Jawa Pos For Her

"salah satu artikelku yang dimuat di Jawa Pos FOR HER :)"


Liku Liku Kehidupan Perempuan
Berbicara mengenai perempuan rasanya tidak akan cukup diceritakan dalam selembar kertas, karena masalah dalam kehidupan perempuan sangat menarik untuk diperbincangkan. Mulai dari masalah yang sederhana hingga masalah yang lebih kompleks.
Masalah sederhana yang ada dalam kehidupan perempuan adalah tentang tingkat gender. Banyak pihak meragukan kemampuan seorang perempuan. Pemikiran masyarakat awalnya menganggap seorang perempuan tidak perlu sekolah tinggi-tinggi, toh ujung-ujungnya dapur dan segala macam kegiatan rumah tangga. Begitulah istilah yang sering dipakai. Namun seiring berjalannya waktu perlahan-lahan anggapan tersebut kian pudar. Karena perempuan dapat membuktikan bahwa mereka tidak hanya bisa menjadi ibu rumah tangga yang setiap harinya berurusan dengan dapur, tapi juga mampu bersaing dengan laki-laki, mereka mampu menyeimbangkan urusan rumah tangga dan karir yang mereka bangun.
Beranjak ke masalah yang lebih kompleks misalnya, coba kita menengok ke belakang tepatnya beberapa waktu yang lalu tentu masih segar diingatan kita akan kejadian yang menimpa para pahlawan devisa Indonesia yang bekerja di luar negeri atau biasa disebut TKI. Mereka diperlakukan sangat kejam, bisa dibilang sangat tidak berperi-kemanusiaan. Tidak sedikit kejadian yang berupa penyiksaan, pemerkosaan, bahkan pembunuhan dialami oleh sebagian besar dari mereka. Tidak jarang pula mereka pulang dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana keluarga yang mendapati salah satu anggota keluarganya pulang dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Kalau sudah begini tidak ada yang bisa mereka lakukan selain menginginkan perlindungan pada pemerintah negeri ini. Namun, sepertinya banyak pihak yang menilai bahwa pemerintah tidak memiliki penyelesaian komprehensif atas kasus penyiksaan terhadap TKI, bahkan sering tidak ada titik temu untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Padahal mereka membutuhkan perlindungan agar merasa aman dalam menjalankan pekerjaannya.
Tidak cukup sampai disitu kejadian yang biasa dialami oleh perempuan, masih ada masalah-masalah lain yang berhubungan dengan perempuan bahkan di jaman seperti ini masalah tersebut semakin merajalela, apalagi kalau bukan masalah woman trafficking. Ya, jual beli perempuan memang marak terjadi di negeri ini, bahkan karena latar belakang ekonomi yang banyak digunakan sebagai alasan tidak sedikit wanita yang “menobatkan” dirinya sebagai Pekerja Seks Komersial, dan yang paling disayangkan tidak sedikit dari mereka yang masih berusia remaja. Mungkin awalnya mereka terjebak dalam pergaulan yang salah hingga membuat mereka terjun ke dunia seperti itu. Sebagai pekerja malam mereka tentu sering mendapat siksaan batin seperti banyaknya cemoohan lingkungan sekitar yang mengatakan mereka itu perempuan hina lah, nakal lah, atau apa lah, belum lagi siksaan fisik yang didapat jika mereka tidak menuruti nafsu para hidung belang. Mungkin memang itulah jalan hidup mereka yang telah ditentukan oleh Tuhan, ‘cause everyone has their own destiny. Tapi apapun alasannya mereka tetap perempuan yang mempunyai impian dan cita-cita bahwa mereka tidak ingin selamanya menjadi seperti itu, Jadi tidak seharusnya bagi kaum laki-laki yang “biasa menggunakan” jasa mereka dengan seenaknya melecehkannya. Karena perempuan tersebut tidak hanya diciptakan untuk melayani, tapi mereka juga ingin dihargai seperti perempuan pada umumnya.
Itulah secuil liku-liku kehidupan perempuan yang seharusnya menjadi cerminan pemerintah, bahwa meskipun mereka hanya seorang TKI, seorang PSK, atau siapapun itu mereka juga perempuan yang mempunyai hak yang sama dimata hukum. Mereka berhak untuk dilindungi dan dihargai sama seperti perempuan-perempuan lainnya.

Kamis, 03 Februari 2011

dari Pantai Delegan hingga Maharani ZoO 'n Goa

pantai Delegan
Liburan akhir tahun yang rencananya mau ke Bali tapi batal, akhirnya diganti dengan rekreasi bersama keluarga besar ke tempat rekreasi yang berada di daerah Lamongan. ya, Pantai Delegan adalah tujuan pertama. Pantai yang berada di perbatasan Gresik ini sangat ramai apalagi waktu Liburan akhir tahun seperti ini. ramee puooll..sayang cuaca disini panas. Pantai Delegan banyak dikunjungi oleh rombongan keluarga, dengan tiket yang hanya sebesar Rp 5000 untuk dewasa dan Rp 3000 untuk anak-anak merupakan salah satu alternatif wisata murah bagi keluarga yang ingin menghabiskan liburan di pantai disana juga ada hiburan musik dangdut juga looh...!!ahaha.
 Pengunjung bebas berenang ataupun "ceburan" sesuka hati asal tidak melewati batasan yang sudah ditentukan oleh penjaga pantai, jadi pengunjung hanya bisa bermain air sampai batas aman saja.
nggak terasa matahari sudah semakin terik, akhirnya kami sudahi bermain di pantai ini.
next destination is Maharani Zoo 'n Goa atau biasa dikenal dengan sebutan Goa Maharani. ya goa ini memang memiliki cerita sendiri mengenai penemuannya. dulunya Goa Maharani memang hanya berupa Goa, tapi kali ini juga ada kebun binatangnya juga. tiket masuk Rp 25.000/orang waktu musim liburan siih, nggak tahu deh kalau hari biasa.
eeeh...di dalam sebelum pintu keluar Maharani Zoo 'n Goa ini juga ada hiburan orkes dangdut lagi..hmm.
karna hari sudah sore akhirnya kami serombongan bergegas pulang, daannn merasakan capek dibalik keseruan berlibur bersama keluarga..haha

Selasa, 12 Oktober 2010

a day in Yogyakarta with KARTU





..akhirnyaa terlaksana juga rencana bersama anak-anak KARTU ..tour de Jogja ...
.9 Oktober 2010 23.30 berangkat dari Surabaya menuju kota pelajar...perjalanan panjang penuh canda tawa..
 ....setelah 7 jam mengarungi perjalanan malam, sampai juga di Jogja.

 .:10-10-10 Yogyakarta

our first destination is Parangtritis beach...

parangtritis beach














next destination is Borobudur Temple...


















..itulah perjalanan sehari KARTU di Yogyakarta.........walau cuma sehari tapi serunya akan terus terkenang....^^


Senin, 13 September 2010

Let's celebrate the day.....(LeBarannn...)

Allahuakbar.. Allahuakbar ..
Walillaahilham....
waahh...mendengar gema suara takbir berkumandang di seluruh jagad membuat hati bergetar, dan mengucap syukur kepada yang Kuasa karena kita masih diberi kesempatan untuk bertemu lagi di Hari kemenangan ini.... Alhamdulillaahirobbil alamiin......

Jum'at 10 September 2010..
bangun pagi-pagi dan mempersiakan diri untuk sholat Ied. sepulang sholat Ied aq saya langsung meminta maaf lahir batin kepada kedua orang tua saya tercinta.. setelah itu lanjut ke kakek saya.
tak lama kemudian datanglah keluarga besar saya, kami bersalama-salaman saling meminta maaf... alangkah bahagianya bisa berkumpul dengan keluarga besar tercinta....











bersama keluarga besar....











lebaran memang lebih berasa jika dirayakan bersama keluarga.....^^

Rabu, 01 September 2010

Lebaran.. Lebaran..

nggak terasa Lebaran udah tinggal menghitung hari... waahh bahagianya para umat Islam di seluruh dunie menyambut hari itu.... semoga di hari nan fitri hati kita juga menjadi putih kembali .....
" selamat Hari Raya Idul Fitri " ^^,*